MAS MIFTAHUL MIDAD

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakya tseperti yang dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 2, bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat.Di mana rakyat memiliki sebuah kekuasaan yang diserahkan kepada negara untuk menjalankan fungsinya. Kedaulatan rakyat merupakan ajaran dari demokrasi, kekuasaan berada di tangan rakyat. Sehingga rakyatlah yang sepenuhnya memegang kekuasaan negara. Demokrasi dapat berjalan dengan baik jika didukung kesadaran yang memadai dari rakyat, penegakan hukum, dan infrastruktur yang baik.

Untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi yang memadai dari rakyat termasuk generasi muda diperlukan adanya pendidikan demokrasimelaluimatapelajaranPendidikanPancasilaKewarganegaraan (PPKn) danIlmuPengetahuanSosial (IPS).

DalamrangkamemilihketuaOSIM, SiswaMA MiftahulMidadmenggelar “Pesta” demokrasi di sekolahmereka.PemilihantersebutdigelarsepertiPemilulangsung, dimanaseminggusebelumpemungutansuaraparacalondiberikesempatanmelakukandebatdanorasi di depanteman-temannya.Para calonjugadiberikesempatanmenyampaikanvisidanmisi yang dihadirikakakkelasmaupunadikkelasmeraka.Wakil Kepala SekolahMA MiftahulMidadbidangkesiswaanUst.AbdulRohman mengungkapkan, pemilihanketuaOSIMalaPemilu di negeriinidilaksanakansudahberlangsung lama.Tujuannya, selainmengenalkansistemdemokrasi, juga agar siswamemahamipentingnyamemilihpemimpinmulaidarisekolahyaitu di kalangantemantemannya

Dimulaidarilingkungansekolah, siswadiharapkanmenganal system demokrasiLangsung  dan dapat  menggunakan hakhak suaranya  dalam menentukan pemimpin, dalam hal ini KetuaOSIM

✖     Pembina OSIMdanpanitiapelaksanaanpemilihanketuaOSIMmemastikan proses demokrasi di sekolahmelaluipemiluketuaOSIMdilakukansecaraLuberJurdil (Langsung, Bersih, Rahasia, JujurdanAdil).

KegiatanpemilihanKetua OSIM diharapkan bisa membekali siswaberupakarakterdankecakapanuntukmenjadiwarganegara yang baik.Siswamenjaditahubagaimanaprosedurpem ilihanumum yang benar.PemilihanketuaOSIMdilaksanakandengansebaik-baiknya, sportifdanbertanggungjawabsertatidakmenimbulkankonfliksetelahpelaksanaanpemilihanketuaOSIMDalamrangkamemberikanpendidikandemokrasimelaluipengalamanpraktis, makauntukpemilihanketuaOSIM  MAMiftahulMidadperiode 2019/2020 dilakukandengansistempemungutansuaraolehsiswaMA MiftahulMidadMenggunakantatacaradanlogistikseperti yang digunakanolehKomisiPemilihanUmum (KPU).

Pelaksanaanpemungutansuaradi laksanakanpadatanggal 26 september 2019 danTempatPemungutanSuara (TPS) dibagimenjadi 2yang diatur di lapangansekolah. Setiapsiswadiberikankesempatanuntukmelaksanakanpemilihancalonketua OSIM.Diharapkansemuasiswamenggunakanhakpilihnyadenganbaik, sehinggatidakadakecurangan.Satupersatusiswapemilihmendatangi TPS untukmendapatkertassuara, melakukanpencoblosan.MemasukkankekotaksuaradansatujariditandaidengaAkhirnyasampaipadasaat yang ditungguyaitupenghitungansuara. Penghitungan suara juga dilaksanakan seperti Pemilu. Setiap calon mengirimkan saksi untuk memantau jalannya penghitungan suara.

Pengumuman hasil perolehan penghitungan suara pemilihan ketua OSIM disampaikan oleh pembina OSIM Apapun hasilnya, pastilah yang terbaik untuk masa depan dan kebaikan MA Miftahul Midad.

Pembelajaran Demokrasi Lewat Pemilihan Ketua OSIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *